Spread the love

Tidak dapat disangkal bahwa semakin sulit untuk terbang tanpa mengalami hambatan atau masalah dengan bandara atau maskapai penerbangan. Mengantre di pos pemeriksaan keamanan di beberapa bandara sudah cukup untuk membuat beberapa penumpang dalam suasana hati yang buruk. Namun, terlepas dari semua ketidaknyamanan yang datang dengan terbang, itu adalah suatu keharusan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat terbang lebih mudah dan lebih bebas repot, dan semua yang terlibat adalah sedikit akal sehat dan perencanaan.

  1. Sampai di Bandara Lebih Awal

Tiba di bandara lebih awal bukanlah hal yang sulit, terutama ketika maskapai memberi tahu penumpang untuk tiba setidaknya dua jam sebelum waktu keberangkatan penerbangan. Namun, ada banyak orang yang menolak untuk mengindahkan permintaan ini, dan tiba di bandara hanya beberapa menit sebelum penerbangan dijadwalkan berangkat. Jika ada antrean di konter check-in atau di keamanan, ini dapat menciptakan situasi yang sangat menegangkan. Tidak hanya penerbangan yang terlewatkan, tetapi penerbangan baru harus dipesan, dan penumpang mungkin harus melakukan perjalanan dalam keadaan siaga pada penerbangan berikutnya tanpa jaminan tempat duduk hingga menit terakhir.

  1. Ambil Penerbangan Pagi.

Berangkat dengan penerbangan awal tidak berarti penerbangan jam 4 pagi harus dipilih. Namun, penerbangan yang berangkat lebih awal di pagi hari cenderung tidak terlambat, dan kemungkinan kecil akan terpengaruh oleh masalah cuaca di seluruh negeri dan/atau pesawat lain yang mungkin tertunda di bandara lain. Juga, jika karena alasan tertentu penerbangan pertama hari itu dibatalkan atau ditunda, mungkin akan ada beberapa penerbangan lain sepanjang hari yang, jika perlu, dapat diambil sebagai gantinya.

  1. Cobalah untuk Tidak Terbang Selama “Jam Sibuk”

Bandara, seperti jalan raya, memiliki jam sibuk. Biasanya, jam sibuk di pagi hari adalah dari pukul 08:30 hingga 10 pagi, dan di sore hari mulai pukul 16:30. sampai 18:30 Ini adalah jam-jam ketika bandara paling ramai dengan orang-orang yang menunggu penerbangan. Kerumunan berarti antrean yang lebih panjang di pos pemeriksaan keamanan, lebih banyak orang di toilet, lebih banyak orang menunggu di antrean restoran, dan lebih banyak orang mengambil tempat duduk di ruang tunggu. Terbang pada waktu NON-jam sibuk dapat mengurangi kebutuhan untuk mengantri dan duduk dengan orang banyak.

  1. Cobalah untuk Mengambil Penerbangan Non-Stop

Jelas, ketika penerbangan non-stop diambil, risiko tertundanya lebih kecil. Lepas landas dan mendarat membutuhkan waktu yang cukup lama, jadi disarankan untuk tidak melakukan ini dua kali. Akan selalu ada tujuan ketika penerbangan non-stop tidak tersedia, tetapi ada banyak kota di mana penerbangan non-stop sama biasa dengan yang berhenti. Bahkan mungkin bernilai beberapa dolar ekstra untuk memesan penerbangan non-stop untuk menghindari kerumitan yang tidak perlu dan kemungkinan penundaan.

  1. Pesan Koneksi dengan Waktu yang Cukup

Jika penerbangan non-stop tidak tersedia untuk tujuan yang diinginkan, pastikan untuk menjadwalkan waktu yang cukup di antara penerbangan. Saat maskapai memesan penerbangan, mereka sering kali memiliki persyaratan singgah 30 atau 45 menit antar koneksi. Namun, ini seringkali tidak cukup waktu jika penerbangan asli datang terlambat. Untuk menghindari stres ini, cobalah untuk menjadwalkan penerbangan lanjutan dengan setidaknya satu jam tersisa antara waktu kedatangan penerbangan pertama dan waktu keberangkatan penerbangan lanjutan.

Baca juga: Ide Liburan Bulan Madu