Spread the love

Tanjung Benoa

Tempat yang indah, di mana budaya dan kehidupan modern tampak menyatu secara harmonis, Tanjung Benoa adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi di Bali. Belum tersaingi oleh arus wisatawan yang mencari sensasi dari tempat hiburan malam yang lebih populer seperti Kuta dan Seminyak, Tanjung Benoa adalah tujuan yang sempurna untuk liburan yang tenang.
Tanjung Benoa terletak di ujung Semenanjung Nusa Dua, diapit oleh lautan di kedua sisinya, dengan pantai berpasir putih yang melapisi pantainya. Pada hari yang cerah, pengunjung bahkan bisa mendapatkan puncak Gunung Agung di cakrawala. Berkat pantainya yang indah dan airnya yang tenang, Tanjung Benoa baru-baru ini ditunjuk sebagai pusat olahraga laut di Bali.

Sedikit Sejarah Tentang Tanjung Benoa

Kaya akan sejarah, Tanjung Benoa mempertahankan banyak pesona lamanya sebagai desa nelayan tradisional. Faktanya, desa Benoa dulunya merupakan pelabuhan perdagangan penting bagi orang Tionghoa dan baru mulai berkembang pada tahun 1980. Layak untuk dijelajahi, desa ini terdiri dari gang-gang kecil yang saling bersilangan di mana toko-toko lokal, kuil, dan rumah masyarakat bertabrakan dalam suasana yang sangat harmonis. busana yang harmonis. Namun, jangan berharap trotoar lebar dengan penerangan yang baik, senter tersedia di malam hari!

Hal yang Dapat Dilakukan di Tanjung Benoa

Salah satu atraksi Tanjung Benoa yang lebih populer tidak diragukan lagi adalah pantainya dengan ombak yang relatif kecil, sehingga cocok untuk keluarga. Beragam kegiatan olahraga air seperti parasailing, selancar angin, jet ski, banana boat berlayar, snorkeling, memancing di karang, dan banyak lagi tersedia di sepanjang pantai. Berbagai macam operator selam juga berbasis di Tanjung Benoa.
Pantai bukan satu-satunya objek wisata yang ada di Tanjung Benoa. Kuil tradisional, Pulau Penyu, kuil Buddha Cina, Bali Golf and Country Club, Pasar Seni, Pasar Ikan, dan banyak lagi juga tersedia untuk membuat wisatawan tetap sibuk. Dan jangan lupa bahwa Tanjung Benoa hanya berjarak 30 menit dari Kuta jika Anda ingin merasakan kehidupan malam Bali yang terkenal di dunia!
Berbelanja di Tanjung Benoa akan mengasah kemampuan tawar-menawar Anda. Pergilah ke kota untuk berjalan-jalan dan di sana Anda akan disambut oleh toko-toko dan spa yang mencoba menurunkan barang-barang mereka kepada Anda. Ingatlah bahwa pemilik toko selalu terbuka untuk tawar-menawar sehingga Anda bisa merasa mendapatkan penawaran yang bagus!

Restoran di Tanjung Benoa

Berada di bekas desa nelayan memiliki kelebihan! Makanan laut segar dan lezat selalu tersedia.
Banyak restoran berjejer di sepanjang jalan Tanjung Benoa, mulai dari Warung tradisional hingga restoran French Fine Dining, tak ketinggalan kelas memasak dan gerobak jalanan. Beberapa tempat terkenal termasuk TAO Bali untuk Hidangan Timur Selatan Asli, Sakala Bali untuk French Contemporary Fine Dining, Bali Cardamon untuk hidangan tradisional Bali dan The Tree untuk hidangan Pub dan Restoran Internasional. Ada banyak lagi, tetapi kami akan membiarkan Anda menemukannya sendiri!

Lovina Beach

Lovina adalah salah satu tempat wisata terkenal di Bali utara yang memiliki keindahan air laut yang tenang, pasir berwarna kehitaman dan laut dengan lumba-lumbanya. Salah satu atraksi favorit di Lovina adalah wisata menonton lumba-lumba. Ratusan lumba-lumba dapat dilihat pada pagi hari sekitar 1 km lepas pantai. Kita bisa melihat atraksi lumba-lumba di tempat ini seperti melompat. Tak kalah menarik jika para wisatawan sempat melihat sunset di sini. Kawasan Lovina juga didukung dengan banyaknya daya tarik wisata yang bisa dijangkau dari lokasi ini. Tempat-tempat menarik di sekitar Lovina adalah Air Panas Banjar, Wihara Budha, Air Terjun Gigit dan beberapa pedesaan yang ada di sekitar lokasi.

Lokasi

Lovina secara resmi berada di kawasan Kalibukbuk dan meliputi beberapa desa seperti desa Pemaron, Tukad Mungga, Anturan dan Kalibukbuk. Desa Kalibugbug sendiri terletak di Kecamatan Buleleng, sedangkan Desa Kaliasem dan Temukus berada di Kecamatan Banjar dimana keduanya termasuk dalam Kabupaten Buleleng. Pedesaan timur disebut Pemaron sekitar 5 Km barat Singaraja, dan pedesaan barat adalah Temukus sekitar 12 Km barat Singaraja.

Pantai Lovina Destinasi Wisata di Bali

Pusat kegiatan di kawasan Lovina terletak 10 Km dari kota Singaraja. Saat ini, kawasan Lovina menjadi pusat kegiatan pariwisata di bagian utara Bali dan menawarkan berbagai jenis akomodasi, restoran, bar, kegiatan pantai, toko seni, bank, transportasi dll. Akomodasi di daerah ini tersedia dari hotel berbintang kelas hingga hotel kecil bahkan home stay bagi para pelancong dengan anggaran rendah. Sebagai kawasan wisata dan pusat pariwisata di Singaraja, Lovina mendapat kunjungan terbesar dari wisatawan yang berkunjung ke Bali bagian utara. Diperkirakan 90% dari wisatawan yang berkunjung ke Bali bagian utara akan berada di Lovina.
Sejarah
Tidak ada sumber atau bukti yang jelas mengenai asal usul nama Lovina. Berdasarkan referensi anak-anak dari Anak Agung Panji Tisna, marga Raja Buleleng yang terkenal bahwa nama Lovina diberikan olehnya yang terletak di pedesaan Kaliasem, di mana pada awalnya ia membangun sebuah bungalow sebagai tempat peristirahatan. Ia mengatakan bahwa nama Lovina diambil dari sebuah nama hotel kecil di India yaitu lafeina tempat ia menginap dan menulis buku dengan judul Ni Ketut Widhi. Buku ini diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Untuk mengenang nama hotel, maka kepemilikan tanah memberikan nama Lovina. Namun ada juga versi lain yaitu Nama Lovina diberikan karena 2 pohon santennya ditanam olehnya dan tumbuh saling berpelukan. Dalam hal ini Lovina berasal dari bahasa latin yang artinya saling mencintai atau mencintai. Kemudian nama Lovina diartikan sebagai singkatan dari Love dan Ina dan diartikan sebagai Love to Indonesia.

Baca juga: