Spread the love

Siapakah di antara mereka yang menjadi sahabat Allah? Kami merayakan jalan sahabat Allah, Khalil Nabi Ibrahim (as). Kami merayakan jalan kekasih Allah, Habib Nabi Muhammad (saw). Tapi siapa di antara kita yang menjadi Wali Allah?

Ali (ra) berkata: “Sesungguhnya Allah menyembunyikan dua hal di antara dua hal. Dia menyembunyikan para sahabat (awliya’) di antara hamba-hamba-Nya, sehingga kamu tidak mengetahui hamba mana yang kamu temui yang benar-benar sahabat Allah. Dan Dia menyembunyikan Keridhaan-Nya di antara amalan-amalan baik, sehingga kamu tidak mengetahui amal baik mana yang akan mendatangkan keridhaan-Nya bagimu.”
Seorang Wali Allah bisa menjadi seorang ulama terkemuka, atau seorang hamba yang tidak dikenal. Bisa jadi orang yang kaya dan dermawan, atau orang yang miskin dan sabar. Bisa jadi orang yang masuk ke ruangan dan menangkap semua orang dengan kualitas yang menonjol, atau orang yang masuk dan meninggalkan pertemuan hampir tidak dikenali. Bisa jadi pembicara publik, atau orang tua yang saleh. Bisa jadi relawan komunitas, atau anak yang penuh kasih.

Hanya Allah yang tahu siapa mereka, bahkan ketika mereka sendiri tidak menyadari peringkat mereka. Tetapi semakin Anda mencintai Allah, semakin Dia mencintai Anda. Semakin Anda menyempurnakan kewajiban-Nya, memperbanyak amal sunnah, menjaga diri dari larangan, dan mencukupi diri dengan yang halal, semakin dekat Anda dengan keridhaan dan surga-Nya. Dan seandainya Dia menjadikanmu sebagai Wali, tidak ada kesulitan atau musuh yang mengganggumu. Kedamaian abadi menanti. Dan sementara itu, pelukan Tuhan Yang Maha Pengasih sudah lebih dari cukup untuk mengisi hati dengan suka cita.
Ya Allah, jadikanlah aku sebagai teman. amin